Dosis Dan Cara Pemupukan Sawit Agar Berbuah Banyak Dan Tepat #314

Dosis Dan Cara Pemupukan Sawit Agar Berbuah Besar Dan Banyak – Budidaya kelapa sawit merupakan salah satu hal yang mendatangkan banyak sekali profit, oleh karena itu banyak orang yang memiliki area terbuka yang luas lebih memilih menggunakannya untuk menanam kelapa sawit. Namun untuk budidaya kelapa sawit sesungguhnya diperlukan sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Selain usaha penanaman kelapa sawit yang akurat dan juga penyeleksian macam macam pupuk kelapa sawit yang pas, Anda juga butuh untuk memperhatikan bagaimana siasat pemupukan sawit biar berbuah banyak dan tepat, dengan mengetahui semua penjelasan tersebut tentu saja nantinya akan mendapatkan hasil panen kelapa sawit yang maksimum. akan tetapi yang tak kalah penting dari ketiga hal tersebut adalah ukuran dari pemberian pupuk itu sendiri. Hal itu karena pupuk merupakan suatu nutrisi yang penting dan juga menjadi salah satu penentu dari kesuksesan di dalam budidaya kelapa sawit.

JUAL PUPUK PEMBESAR DAN PEMBERAT BUAH SAWIT

 

Dosis Pemupukan Sawit Berusia Kurang Dari 3 Tahun

Supaya tanaman kelapa sawit tersebut bisa tumbuh dengan baik dan juga maksimal tentu saja butuh memperhatikan kualitas dari pupuknya sendiri. Dan pupuk yang berkualitas sendiri merupakan pupuk yang memiliki kandungan beberapa unsur seperti fosfor, magnesium, natrium, kalium dan juga boron. Adapun beberapa jenis pupuk sawit yang bagus untuk buah yang sering dipakai adalah pupuk urea, kemudian pupuk KCI, kiserit dan juga TSP.

Selain beberapa pupuk tersebut, Anda juga bisa menambahkan beberapa pupuk lain untuk mendukung pertumbuhan dari kelapa sawit itu sendiri seperti borax, boron ataupun dolomit. Namun untuk dosis pemberian dari pupuknya sendiri juga wajib diperhatikan, dan berikut ini adalah dosis pemberian pupuk untuk kelapa sawit yang tepat pada usia 0 sampai dengan 3 tahun:
1. Untuk pupuk urea diberikan 2 kali dalam 1 tahun dengan dosis 0,4 kg sampai dengan 0,6 kg pada setiap tanaman.
2. Kemudian pupuk KCL juga diberikan dua kali dalam setiap tahunnya dengan dosis 0,2 kilo sampai dengan 0,5 kilo pada setiap tanamannya.
3. Lalu Anda juga bisa menambahkan pupuk kiserit sebanyak dua kali dalam satu tahun dengan dosis 0,02 kg sampai dengan 0,05 kilo pada setiap tanaman.

Dosis Pemupukan Sawit Berusia Lebih Dari 3 Tahun

Sedangkan untuk tanaman kelapa sawit yang mana sudah berusia tiga tahun ke atas ataupun yang sudah berproduksi, maka untuk dosis pemupukannya juga berbeda dan bisa dikatakan lebih banyak dibandingkan yang sebelumnya. Adapun berikut ini adalah dosis pemupukannya:
1. pupuk urea sendiri diberikan dua kali dalam satu tahun dengan dosis 2 sampai dengan 2,5 kilogram di setiap tanaman.
2. Kemudian pupuk KCL bisa diberikan 2 kali setiap tahun dengan saranpetunjuk dosis 2,5 sampai dengan 3 kilogramkg per tanamannya.
3. Lalu untuk pupuk kiserti sendiri juga dapat diberikan sebanyak 2 kali setiap tahunnya dengan dosis 0,75 sampai dengan satu kilogram pada setiap tanaman.
4. Dan yang terakhir adalah borax yang bisa diberikan juga dua kali setahun, untuk dosisnya sendiri adalah 0,05 sampai dengan 0,1 kilogram pada setiap tanamannya.

Penerapan Pupuk Sawit.

Pada tahap penerapan dari pupuk N, kemudian P, lalu K, Mg dan juga B bisa Anda taburkan secara merata pada area piringan yang mana dengan jarak sekitar 50 cm dari pokok yang utama sampai dengan ujung tajuk daun. {tetapi|tapi|Namun pada tahap pertama tersebut sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan. Setelah itu pemupukan pada tahap kedua bisa dilakukan di akhir musim penghujan.

Selain beberapa pupuk tersebut, untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, maka Anda juga bisa menambahkan pupuk cair NASA untuk sawit. Jadi pada intinya adalah pemilihan pupuk untuk memperbesar buah sawit yang tepat, dosis dan cara pemupukannya sangat penting untuk dilakukan agar nantinya bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Adapun pupuk organik yang mengandung unsur hara mikro salah satunya adalah produksi PT NATURAL NUSANTARA ( NASA ) berikut cara penggunaannya :

pupuk untuk memperbanyak buah sawit
1. POP SUPERNASA
Bentuk : Padat
Aplikasi : Larutkan dengan air secukupnya, siramkan atau ditaburkan, campur dengan pupuk makro.
Dosis : 3-6 kg/ha (25-50 gr/tnm)
Interval : 3-4 Bulan

2. POC NASA
Bentuk : Cair
Aplikasi : Semprotkan campur dengan Hormonik ke tanaman atau tanah.
Dosis : 3-4 cc/ltr (3-4 tutup/tangki 15 lt air untuk 15 tanaman) atau ± 500 cc/ha
Interval : 3-4 Bulan

3. HORMONIK
Bentuk : Cair
Aplikasi : Semprot/siram campur dengan POC NASA ke tanaman atau tanah.
Dosis : 1-2 cc/ltr (1-2 tutup/tangki 15 lt air untuk 15 tanaman) atau ± 500 cc/ha
Interval : 3-4 Bulan

4. SUPERNASA GRANULE ( Pengganti POP SUPERNASA )
Bentuk : Granule
Aplikasi : Ditabur sekitar batang (dalam piringan)
Dosis : ± 50 kg/ha untuk TBM atau TM
Interval : 3-4 bulan sekali

5. POWER NUTRITION
Aplikasi : Larutkan dengan air secukupnya, siramkan atau ditaburkan, campur dengan pupuk makro.
Dosis : 3-6 kg/ha (25-50 gr/tnm)
Interval : 3-4 Bulan

Keterangan :

Dosis pupuk makro bisa dikurangi ± 25% – 50 %
Untuk Harga bisa membuka link sebagai berikut >>>>>>>>> Klik

Hubungi WA/SMS/TELP:085702589630 (INDOSAT)
Info pemesanan WA/SMS/TELP:081212185704 (TELKOMSEL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018: AGEN NASA RESMI | Awesome Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress